Headlines News :
Home » , , » Kedutaan besar Tiongkok santunin 500 anak yatim saat bukber di Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqofah

Kedutaan besar Tiongkok santunin 500 anak yatim saat bukber di Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqofah

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Minggu, 19 Juni 2016 | 04.45

Jakarta, KantorBeritaAWDI.com - Kedutaan Besar Tiongkok Y.M. Xie Feng di Indonesia menggelar buka puasa bersama dengan umat muslim di Pesantren Luhur Al Tsaqofah. Acara kali ini juga bekerjasama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH.Said Aqil Siradj M.A, (Ketua Umum NU), menggelar kegiatan santunan anak yatim dan berbuka puasa bersama dengan para Santri di Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqofah di jalan Moh. Kahfi, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta selatan.didampingi istrinya Wang Dan, Xu Hang Tian (Political Consellar), Kamis (16/06/2016).

Kegiatan tersebut pun dihadiri Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayakari, SH. MH, Hartono (Danramil), bahkan sejumlah Pejabat Pemerintahan daerah seperti, Camat, Lurah, Ketua Rw dan Rt, serta Tamu undangan, dalam acara tersebut Xie Feng pun memberikan santunan berupa uang kepada 500 anak yatim piatu. Dan Pada kesempatan itu pula Dubes Feng juga memberikan santunan berupa 100 buku bacaan tentang kebudayaan China.

Xie mengatakan "kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan kepada saudara-saudari umat muslim yang kurang berkecukupan”. ungkap Xie Feng. Xie Feng menambahkan “Kami merasa sangat senang dan terharu melihat teman-teman yang sangat ramah dan lucu. harapan kami semoga kegiatan ini bisa menyampaikan kepedulian dan persahabatan dari pemerintah dan rakyat Tiongkok serta Kedubes RRT kepada saudara-saudari muslim di Indonesia”, ucap Xie

Dalam beberapa tahun ini terdapat laporan melalui media yang menyebutkan bahwa Pemerintah Tiongkok melarang dan mengintervensi umat muslim di Xianjiang untuk menunaikan ibadah puasa, Xie Feng membantah berita tersebut tidaklah benar, tidak berdasarkan fakta di lapangan, di Xianjiang setiap tahun menjelang bulan ramadhan, Pemerintah setempat selalu menekankan bahwa perasaan, kepercayaan dan adat-istiadat para warga beragama harus dipahami, dihormati dan diperhatikan, tidak ada intervensi terhadap kegiatan ibadah” tegas Xie Feng kepada awak media.

Menurut Ketua Umum Nahdhatul Ulama KH. Aqil Siradj, M.A ”hubungan islam Indonesia dengan Cina sudah panjang, sudah terjalin kuat sejak Era Wali Allah, bahkan Nabi Muhammad SAW bersabda”Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke Negeri Cina”, pungkas Kyai Kegiatan yang digelar selama satu setengah jam tersebut ditutup dengan do’a dan berbuka puasa bersama seluruh tamu undangan.

Reporter: (Zecky-M.Zakaria/Euis.H/Jamal)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Edited | Mas Template
Copyright © 2013. Kantor Berita AWDI Pers - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger